
Arti kemerdekaan
Kemerdekaan berasal dari kata dasar merdeka, yang berarti bebas berdiri sendiri (tidak terikat siapapun), bebas dari perbudakan (penjajahan dan perhambaan). Sedangkan menurut Wikipedia lebih sederhana yakni kebebasan, dan kondisi dimana suatu negara memegang kendali penuh atas seluruh wilayah negaranya. Sedangkan kemerdekaan berarti adalah keadaan merdeka itu sendiri.
Merdeka juga dapat diartikan sebagai seruan untuk membebaskan diri dari belenggu yang tidak menyenangkan dan merugikan diri. Itulah kenapa dulu bangsa Indonesia memerdekakan dirinya dari tangan penjajah pada 17 Agustus 1945 silam.
Sudahkah Indonesia merdeka sepenuhnya?
Dari pertanyaan serupa yang saya ajukan di Facebook, kebanyakan dari mereka menjawab bahwa Indonesia belum sepenuhnya merdeka. Meski alasannya tidak disebutkan, mungkin saja alasannya termasuk dalam beberapa pertanyaan berikut:
- Sudahkah koruptor diberantas (karena ini merugikan negara dan rakyat Indonesia itu sendiri)
- Sudahkah kaum lemah mendapatkan perlakuan sama di mata hukum?
- Sudahkah saudara kita yang di pedalaman sana mendapatkan pendidikan yang memerdekakan diri dari kebodohan?
- Sudahkah rakyat Indonesia mendapatkan hak yang sama di layanan kesehatan seperti Rumah Sakit?
- Sudahkah pemerintah menyediakan dan memandirikan rakyatnya dalam konteks lapangan pekerjaan?
- Sudahkah kita terlepas dari ‘ikatan’ tangan asing seperti hutang?
Jika jawabannya belum, maka sudah jelas jawaban dari pertanyaan: Apakah bangsa Indonesia sudah merdeka sepenuhnya?
Perayaan yang mahal, perlukah?
Perayaan kemerdekaan seperti halnya perayaan ulang tahun. Apalagi yang namanya ultah negara wajiblah dan sudah sewajarnya dirayakan secara meriah. Namun bagi Indonesia yang mayoritas rakyatnya masih belum merdeka, saya rasa perayaan yang menghabiskan biaya besar tidaklah bijaksana.
Alangkah baiknya bila perayaan kemerdekaan diisi dengan berbagi bersama mereka yang belum merdeka, belum mendapatkan hak-hak dan belum mendapatkan ‘pengakuan’ sebagai anak bangsa. Terlebih baik lagi jika tindakan itu dilanjutkan dengan pembenahan-pembenahan dalam negeri yang terkenal dengan budaya korupsinya ini. Dan juga bukan hanya karena momen ‘Agustusan’ ini saja, tapi mulai hari ini dan sampai selamanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar